<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar untuk seputar kita ..</title>
	<atom:link href="http://arsaf.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arsaf.wordpress.com</link>
	<description>just another arsaf.wordpress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Sep 2009 02:49:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Panduan Puasa Ramadhan [1] oleh arsaf</title>
		<link>http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/panduan-ringkas-puasa-ramadhan-1/#comment-205</link>
		<dc:creator>arsaf</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 02:49:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/panduan-ringkas-puasa-ramadhan-1/#comment-205</guid>
		<description>@ jack: lihat jawaban @ayik dibawah :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ jack: lihat jawaban @ayik dibawah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Panduan Puasa Ramadhan [1] oleh arsaf</title>
		<link>http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/panduan-ringkas-puasa-ramadhan-1/#comment-204</link>
		<dc:creator>arsaf</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 02:48:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/panduan-ringkas-puasa-ramadhan-1/#comment-204</guid>
		<description>@ayik: Pada dasarnya berpuasa tidak hanya sekedar menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami isteri. Tetapi, ia ditujukan untuk melatih jiwa dan menambah tekad untuk melakukan berbagai hal kebaikan serta menumbuhkan ketakwaan. karena itu, sasaran akhir dari kewajiban puasa adalah bertakwa kepada-Nya (al-Baqarah: 183). Sementara, menonton tayangan porno tentu saja berlawanan dengan sifat takwa.

 Karena itu pula pada saat orang melakukan puasa, hendaknya ia menjaga seluruh anggota badannya dari sehala hal yang dilarang. Misalnya Nabi saw. bersabda, &quot;Puasa adalah pencegahan. Bila kalian sedang berpuasa hendaklah tidak berbuat mesum dan tidak berbuat buruk. Jika ada yang memaki dan memusuhinya, katakan bahwa &#039;Saya sedang berpuasa.&#039;&quot; (Bukhari dan Muslim)

dalam hadis lain juga disebutkan, &quot;Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta (tidak senonoh), Allah sama sekali tidak butuh ia meninggalkan makan dan minum.&quot; (Bukhari, Ahmad, dan yang lain)

Berdasarkan hadis-hadits di atas, Ibnu Hazm berpendapat bahwa semua bentuk perbuatan buruk dan maksiat di atas membatalkan puasa. Namun, menurut Ibnul Arabi dan jumhur, perbuatan tersebut menggugurkan pahala puasa.

Dengan demikian, karena perbuatan maksiat paling tidak bisa menggugurkan pahala puasa, maka seharusnya ditinggalkan dan dihindari agar hasil dan tujuan puasa bisa tercapai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ayik: Pada dasarnya berpuasa tidak hanya sekedar menahan diri dari makan, minum, dan hubungan suami isteri. Tetapi, ia ditujukan untuk melatih jiwa dan menambah tekad untuk melakukan berbagai hal kebaikan serta menumbuhkan ketakwaan. karena itu, sasaran akhir dari kewajiban puasa adalah bertakwa kepada-Nya (al-Baqarah: 183). Sementara, menonton tayangan porno tentu saja berlawanan dengan sifat takwa.</p>
<p> Karena itu pula pada saat orang melakukan puasa, hendaknya ia menjaga seluruh anggota badannya dari sehala hal yang dilarang. Misalnya Nabi saw. bersabda, &#8220;Puasa adalah pencegahan. Bila kalian sedang berpuasa hendaklah tidak berbuat mesum dan tidak berbuat buruk. Jika ada yang memaki dan memusuhinya, katakan bahwa &#8216;Saya sedang berpuasa.&#8217;&#8221; (Bukhari dan Muslim)</p>
<p>dalam hadis lain juga disebutkan, &#8220;Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta (tidak senonoh), Allah sama sekali tidak butuh ia meninggalkan makan dan minum.&#8221; (Bukhari, Ahmad, dan yang lain)</p>
<p>Berdasarkan hadis-hadits di atas, Ibnu Hazm berpendapat bahwa semua bentuk perbuatan buruk dan maksiat di atas membatalkan puasa. Namun, menurut Ibnul Arabi dan jumhur, perbuatan tersebut menggugurkan pahala puasa.</p>
<p>Dengan demikian, karena perbuatan maksiat paling tidak bisa menggugurkan pahala puasa, maka seharusnya ditinggalkan dan dihindari agar hasil dan tujuan puasa bisa tercapai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Panduan Puasa Ramadhan [1] oleh arsaf</title>
		<link>http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/panduan-ringkas-puasa-ramadhan-1/#comment-203</link>
		<dc:creator>arsaf</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 02:46:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/panduan-ringkas-puasa-ramadhan-1/#comment-203</guid>
		<description>@ Padli : Melakukan jima dengan isteri sebelum azan subuh diperbolehkan. Allah befirman, &quot;Diperbolehkan bagi kalian menggauli isteri di malam puasa (Ramadhan).&quot; (QS al-Baqarah: 187). Namun ijin dan kebolehan tersebut hanya sampai sebelum subuh. Jika waktu subuh sudah masuk tidak boleh lagi melakukan hubungan atau jima.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Padli : Melakukan jima dengan isteri sebelum azan subuh diperbolehkan. Allah befirman, &#8220;Diperbolehkan bagi kalian menggauli isteri di malam puasa (Ramadhan).&#8221; (QS al-Baqarah: 187). Namun ijin dan kebolehan tersebut hanya sampai sebelum subuh. Jika waktu subuh sudah masuk tidak boleh lagi melakukan hubungan atau jima.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Panduan Puasa Ramadhan [1] oleh Kamikaze</title>
		<link>http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/panduan-ringkas-puasa-ramadhan-1/#comment-202</link>
		<dc:creator>Kamikaze</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 07:52:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/panduan-ringkas-puasa-ramadhan-1/#comment-202</guid>
		<description>No question mba&#039;k...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>No question mba&#8217;k&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Panduan Puasa Ramadhan [1] oleh Padli</title>
		<link>http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/panduan-ringkas-puasa-ramadhan-1/#comment-201</link>
		<dc:creator>Padli</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2009 02:31:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/panduan-ringkas-puasa-ramadhan-1/#comment-201</guid>
		<description>dimalam bulan Ramadhan kita melakukan hubungan suami istri, tp mandi zunubnya setelah imsyak bagaimana? apa sah puasanya atau bagaimana?
atas jawabannya saya ucapkan terimakasih..
Wassalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dimalam bulan Ramadhan kita melakukan hubungan suami istri, tp mandi zunubnya setelah imsyak bagaimana? apa sah puasanya atau bagaimana?<br />
atas jawabannya saya ucapkan terimakasih..<br />
Wassalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Keutamaan Bulan Ramadhan oleh arsaf</title>
		<link>http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/keutamaan-bulan-ramadhan/#comment-200</link>
		<dc:creator>arsaf</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 05:27:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/keutamaan-bulan-ramadhan/#comment-200</guid>
		<description>@ all; terima kasih atas semua komentar diatas. smoga kita bisa meraih keutamaan Ramadhan tahun ini. Amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ all; terima kasih atas semua komentar diatas. smoga kita bisa meraih keutamaan Ramadhan tahun ini. Amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Keutamaan Bulan Ramadhan oleh dwi</title>
		<link>http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/keutamaan-bulan-ramadhan/#comment-199</link>
		<dc:creator>dwi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 05:24:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/keutamaan-bulan-ramadhan/#comment-199</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum, Wr, Wb.

Subhanalloh..membaca artikel ini, ana jadi kembali termotivasi untuk meraih segala keutamaan yang ada di dalamnya. rugi kalau kita sudah tahu begitu banyak pahala yang Alloh berikan, tapi kita sia-siakan. semoga kemenangan sejati benar-benar kita raih di tahun ini. Amiin..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum, Wr, Wb.</p>
<p>Subhanalloh..membaca artikel ini, ana jadi kembali termotivasi untuk meraih segala keutamaan yang ada di dalamnya. rugi kalau kita sudah tahu begitu banyak pahala yang Alloh berikan, tapi kita sia-siakan. semoga kemenangan sejati benar-benar kita raih di tahun ini. Amiin..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Keutamaan Bulan Ramadhan oleh tufel</title>
		<link>http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/keutamaan-bulan-ramadhan/#comment-198</link>
		<dc:creator>tufel</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 04:13:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/keutamaan-bulan-ramadhan/#comment-198</guid>
		<description>amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Keutamaan Bulan Ramadhan oleh kuntilanak</title>
		<link>http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/keutamaan-bulan-ramadhan/#comment-197</link>
		<dc:creator>kuntilanak</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 04:12:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/keutamaan-bulan-ramadhan/#comment-197</guid>
		<description>saya sedih karna saya di belenggu di bulan ramadhan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sedih karna saya di belenggu di bulan ramadhan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Keutamaan Bulan Ramadhan oleh reihan</title>
		<link>http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/keutamaan-bulan-ramadhan/#comment-196</link>
		<dc:creator>reihan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 04:04:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://arsaf.wordpress.com/2006/09/13/keutamaan-bulan-ramadhan/#comment-196</guid>
		<description>oi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>oi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
